Pengertian Hikmah,Taubat, Dan Roja


Tugas siswa Kelas XI
1. Bacalah ayat- ayat Al Qur'an tentang kompetisi dalam kebaikan yaitu,
QS. Al Baqarah : 148 dan QS. Al Fatir : 32
2. Artikan perkata dan menterjemahkan QS. Al Baqarah:148 dan QS. Al Fatir : 32
3. Apakah isi kandungan dan kesimpulan QS. Al Baqarah : 148 dan QS. Al Fatir : 32

MEMBIASAKAN PERILAKU TERPUJI

''TAUBAT,HIKMAH DAN  ROJA''

A. Pengertian Taubat.
Taubat menurut bahasa berarti kembali, maksudnya kembali dari perbuatan maksiat kepada patuh dan taat kepada Allah swt.

Dalam pelaksanaan taubat berdasarkan dosa yang dilakukan ada dua katagori yaitu :
1. Dosa kepada Allah swt.
2. Dosa kepada sesama manusia.

Dosa yang berhubungan dengan Allah memiliki 3 (tiga) syarat antara lain :
- Harus menghentikan perbuatan maksiat.
- Menyesali perbuatan dosa yang terlanjur dilakukan.
- niat dengan sungguh-sungguh untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.
Dosa yang berhubungan dengan manusia maka harus melakukan taubat yang tiga diatas ditambah dengan meminta keikhlasan dari orang yang didzolimi dengan cara :
- Jika berupa harta benda, barang itu harus diselesaikan dengan pemiliknya, dengan
mengembalikan atau menggantinya.
- Jika berupa had ( misal menuduh zina ) , maka dengan cara meminta maaf.
Hikamah Taubat
1. Sama dengan orang yang tidak berdosa.
2. Akan dicintai oleh Allah swt.
3. Diampuni dosa-dosanya dan mendapat kasih sayang dari Allah swt.

B. Pengertian Roja'

Roja' menurut bahasa artinya berharap.
sedang menurut istilah senang hati menunggu sesuatu yang dicintai setelah syarat-syarat yang mampu diusahakan terpenuhi. Dengan kata lain mengharapkan sesuatu yang mungkin dicapai dengan berusaha untuk memenuhi syarat-syarat.

Ciri-ciri orang yang mempunyai sifat roja'
1. Optimis dalam hidup dan tidak pernah putus asa.
2. Dinamis dalam hidup, artinya selalu berusaha memperbaiki diri dari hari- ke hari.
3. Berpikir kritis dan maju untuk masa depan.
4. Mengenali kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri sendiri. 
C.Definisi hikmah. Hikmah adalah merupakan mencari kesempurnaan diri manusia dengan menggambarkan segala urusan dan membenarkan segala hakikat baik yang bersifat teori maupun praktik menurut kadar kemampuan manusia.
Hikmah sebagai paradigma keilmuwan yang mempunyai tiga unsur utama, yaitu :
1. Masalah
2. Fakta dan data
3. Analisis ilmuwan dengan teori.

Al Syaybani mengatakan bahwa filsafat bukanlah hikmah, melainkan cinta terhadap hikmah dan berusaha mendapatkannya, memusatkan perhatian padanya dan mencari sikap positif terhadapnya.

BAHAN BELAJAR Kelas XI  semester I  


1. Memahami ayat-ayat Al Qur'an tentang kompetisi dalam kebaikan.
2. Memahami ayat-ayat Al Qur'an tentang perintah menyantuni kaum dhua'afa.
3. Meningkatkan Keimanan kepada Rasul-Rasul Allah.
4. Membiasakan perilaku terpuji.
5. Memahami hukum Islam tentang Muamalah.
6. Memahami perkembangan Islam pada abad pertengahan ( 1250 - 1800 )

0 komentar: