Multi boot

Multi Boot
Volume Disk dan Format Disk
Perlu dicatat bahwa Enkripsi Sistem File (EFS) tidak tersedia di dalam Windows XP Home Edition.
Pemformatan Ulang dan Perbaikan Perangkat Keras
Kalian perlu memformat ulang dan mempartisi perangkat keras apabila:
  • Kalian hanya memiliki satu volume.

    Kalian harus menginstal setiap sistem operasi pada volu...me komputer yang berbeda sehingga setiap penginstalan tetap memakai informasi file dan konfigurasi.
  • Partisi boot tidak diformat dengan sistem file yang benar:
    • Apabila Kalian ingin membuat sistem multi-boot dengan menggunakan MS-DOS, Windows 95, Windows 98 atau Windows Me, Kalian harus memformat partisi sistem dengan menggunakan FAT16 atau FAT32 karena sistem operasi tidak dapat berjalan apabila partisi sistem adalah NTFS.
    • Apabila Kalian ingin membuat sistem multi-boot dengan menggunakan Windows 95, Windows 98 atau Windows Me bersama dengan Microsoft Windows XP, Kalian harus memformat partisi boot dengan menggunakan FAT16 karena Windows 95, Windows 98 dan Windows Me tidak mendukung sistem file NTFS.
    • Apabila Kalian ingin menginstal Windows 95, Windows 98, atau Windows Me dengan Windows NT 4.0, Windows 2000, atau Windows XP, Kalian dapat memformat partisi boot dengan menggunakan FAT16 karena Windows NT 4.0 tidak mendukung sistem file FAT32.
    • Apabila Kalian ingin membuat sistem multi-boot menggunakan Windows 98 atau Windows Me dengan Windows 2000, atau Windows XP, Kalian dapat memformat partisi boot dengan menggunakan FAT32.

      Catatan Apabila Kalian memformat volume Windows NT 4.0, Windows 2000, atau Windows XP dengan sistem file selain NTFS, Kalian akan kehilangan fitur khusus NTFS. Ini termasuk beberapa fitur Windows XP seperti keamanan sistem file, pengaturan Enkripsi Sistem File (EFS), kuota disk, dan Penyimpanan Jarak Jauh. Demikian pula, Windows 95, Windows 98, dan Windows Me tidak mengenali partisi NTFS dan mengidentifikasinya sebagai tidak dikenal. Oleh karena itu, apabila Kalian memformat partisi Windows 98 atau Windows Me partition sebagai FAT, dan partisi Windows XP sebagai NTFS, file dalam partisi NTFS tidak akan tersedia atau terlihat apabila Kalian mencoba mengaksesnya saat menjalankan Windows 98 atau Windows Me.



Sistem File yang Didukung
Tabel berikut ini mendaftar sistem file untuk sistem operasi Microsoft:
   Sistem Operasi   Sistem file yang didukung
   -----------------------------------------

   MS-DOS             FAT
   Windows 3.1        FAT
   Windows NT         FAT, NTFS
   Windows 95        FAT
   Windows 95 OSR2    FAT, FAT32
   Windows 98         FAT, FAT32
   Windows Me         FAT, FAT32
   Windows 2000       FAT, FAT32, NTFS
   Windows XP         FAT, FAT32, NTFS

Tindakan pencegahan
Sebelum membuat konfigurasi multi-boot dengan Windows XP dan sistem operasi lainnya, pelajari tindakan pencegahan berikut ini:
  • Sebelum berusaha membuat sistem multi-boot, pastikan untuk membuat cadangan sistem dan semua file data.
  • Setiap sistem operasi harus diinstal pada volume yang berbeda. Microsoft tidak mendukung penginstalan multi-sistem operasi pada volume yang sama.
  • Apabila Kalian hanya memiliki satu volume di dalam komputer tersebut, berarti Kalian harus memformat ulang dan mempartisi perangkat keras untuk memuat multi-volume sebelum mulai membuat konfigurasi multi-boot, atau cukup menginstal salinan Windows XP lainnya.
  • Jangan menginstal Windows XP pada pengkalianr yang dikompresi tidak dengan menggunakan utilitas kompresi NTFS.
  • Kalian harus menggunakan nama komputer yang berbeda untuk setiap sistem operasi apabila komputer berada pada domain Windows 2000 atau Windows XP.
  • Instal sistem operasi dalam urutan berikut ini:
    1. MS-DOS
    2. Windows 95, Windows 98 atau Windows Me
    3. Windows NT
    4. Windows 2000
    5. Windows XP
Untuk Membuat Sistem Multi-Boot Dengan Windows XP dan MS-DOS, Windows 95, Windows 98, atau Windows Me
Catatan Kalian hanya dapat menginstal item tunggal Windows 95, Windows 98, atau Windows Me dalam konfigurasi multi-boot. Kalian tidak dapat mengkonfigurasi komputer menjadi multi-boot Windows 95, Windows 98, atau Windows Me karena setiap platform ini menggunakan file boot yang sama. Contohnya, Kalian dapat menggunakan Windows 95, Windows 2000, dan Windows XP, tetapi tidak dapat menggunakan Windows 95, Windows 98, dan Windows XP.

Kalian harus menginstal Windows XP hanya setelah menginstal MS-DOS, Windows 95, Windows 98, atau Windows Me untuk mencegah penimpaan sistem operasi sektor boot Windows XP dan file startup Windows XP.

Untuk membuat sistem multi-boot dengan Windows XP dan MS-DOS, Windows 95, Windows 98 atau Windows Me:
  1. Pastikan bahwa perangkat keras telah diformat dengan sistem file yang benar.
  2. Instal sistem operasi multi menjadi beberapa volume terpisah, dengan urutan: MS-DOS; Windows 95, Windows 98, atau Windows Me; kemudian Windows XP.
  3. Lakukan salah satu dari hal berikut:
    • Apabila Kalian menghendaki sistem multi-boot dengan MS-DOS, Windows 95, Windows 98 atau Windows Me bersamaan dengan Windows XP, instal MS-DOS, Windows 95, Windows 98 atau Windows Me, kemudian instal Windows XP.
    • Apabila Kalian menghendaki sistem dual-boot dengan Windows 95, Windows 98 atau Windows Me, bersamaan dengan Windows XP, Kalian harus menginstal Windows 95, Windows 98 atau Windows Me, kemudian instal Windows XP.
Instal setiap sistem operasi berdasarkan prosedur penginstalan stkalianr.
Untuk membuat Sistem Multi-Boot dengan Windows NT 4.0 dan Windows XP
Menggunakan sistem multi-boot dengan Windows NT 4.0 dan juga Windows XP tidak disarankan sebagai solusi jangka panjang. Pembaruan NTFS di dalam Paket Layanan 5 (SP5) untuk Windows NT 4.0 hanya disediakan untuk membantu Kalian mengevaluasi dan meng-upgrade ke Windows XP.

Untuk membuat sistem multi-boot dengan Windows NT 4.0 dan Windows XP:
  1. Pastikan bahwa perangkat keras telah diformat dengan sistem file yang benar.
  2. Instal Windows NT 4.0 dan terapkan SP5, kemudian instal Windows XP ke volume terpisah. Instal setiap sistem operasi berdasarkan prosedur penginstalan stkalianr.
Catatan Apabila Kalian ingin menginstal lebih dari satu sistem operasi yang terdiri atas beberapa kombinasi Windows NT 4.0, dengan Windows 2000, ataupun Windows XP sebagai satu-satunya sistem operasi yang terinstal, Kalian harus memastikan bahwa telah menginstal SP5 untuk Windows NT 4.0. Windows XP secara otomatis meng-upgrade semua partisi NTFS yang ditemukan di dalam sistem menjadi versi NTFS yang digunakan di dalam Windows 2000 dan Windows XP. Namun, Windows NT 4.0 memerlukan SP5 untuk membaca dan menulis volume yang diformat dengan versi NTFS yang digunakan dalam Windows 2000 dan Windows XP.
Menginstal Program di Lebih Dari Satu Sistem Operasi
Apabila Kalian menginstal program di lebih dari satu sistem operasi, Kalian harus memperlakukan setiap sistem operasi sebagai entitas terpisah. Program dan pengkalianr yang ingin digunakan harus diinstal di bawah setiap sistem operasi yang ingin digunakan. Contohnya, apabila Kalian ingin menggunakan Microsoft Word di komputer yang sama di bawah Windows 98 dan juga Windows XP, Kalian harus menjalankan Windows 98 dan menginstal Microsoft Word, dan kemudian, Kalian harus merestart komputer di bawah Windows XP dan menginstal ulang Microsoft Word.

Catatan Windows 95 atau Windows 98 akan mengkonfigurasi ulang pengaturan perangkat keras saat kali pertama digunakan, yang mungkin menyebabkan masalah konfigurasi saat menjalankan Windows XP.
Menentukan Sistem Operasi Default untuk Startup
Apabila Kalian memiliki lebih dari satu sistem operasi di komputer, Kalian dapat menetapkan sistem operasi yang ingin digunakan sebagai default saat menjalankan komputer:
  • Klik Mulai menjalankan, klik Panel Kontrol, kemudian klik Sistem.
  • Pada tab Lanjut, di bawah Startup dan Pemulihan, klik Pengaturan.
  • Di bawah Startup sistem, di dalam daftar Sistem operasi default, klik sistem operasi yang ingin dijalankan saat menghidupkan atau restart komputer.
  • Pilih kotak centang Tampilkan daftar sistem operasi untuk, kemudian ketik jumlah detik untuk lama penampilan daftar tersebut sebelum sistem operasi default dimulai secara otomatis.

    Untuk mengedit file opsi boot secara manual, klik Edit. Microsoft sangat menyarankan agar Kalian tidak mengubah file opsi boot (Boot.ini), karena melakukannya mungkin akan menyebabkan komputer tidak dapat digunakan.
Pemecahan Masalah
  • Saat Kalian menjalankan Microsoft Internet Explorer, Explorer Kalian akan keluar dan akan menerima pesan galat yang mirip dengan berikut ini:
iexplore menyebabkan Galat Halaman Tidak Valid pada modul kernel32.dll
Galat ini bisa saja terjadi apabila Kalian menginstal multi sistem-operasi pada volume tunggal.

Untuk mengatasi masalah ini, instal setiap sistem operasi pada volume yang terpisah.
  • Kalian tidak dapat mengkonfigurasi komputer untuk menjalankan Windows 95 dan juga Windows 98 (atau Windows Me).

    Kalian tidak dapat mengkonfigurasi komputer menjadi multi-boot Windows 95 dan Windows 98 (atau Windows Me) karena setiap platform ini menggunakan file boot yang sama. Oleh karena itu, membuat multi-boot Windows 95, Windows 98 dan Windows Me sekaligus tidak disarankan.
  • Saat mulai menjalankan komputer, menu boot tidak muncul dan Kalian tidak dapat menjalankan Windows XP.

    Masalah ini dapat terjadi apabila Kalian menginstal Windows 95, Windows 98 atau Windows Me setelah menginstal Windows XP.

    Untuk mengatasi masalah ini, perbaiki, atau instal ulang Windows XP.


Partisi Boot
Partisi boot memuat sistem operasi Windows dan file yang dapat didukung. Partisi boot bisa saja, namun tidak harus, sama dengan partisi sistem. Akan ada satu, dan hanya satu, partisi sistem, tetapi hanya ada satu partisi boot untuk setiap sistem operasi di dalam sistem multi-boot.

Catatan Pada disk dinamis, disebut sebagai volume boot.

Untuk informasi selengkapnya tentang penyimpanan disk dalam Windows XP, klik nomor artikel berikut ini untuk melihat artikel pada Basis Pengetahuan Microsoft: http://support.microsoft.com/kb/314343/ ) Penyimpanan Dasar Versus Penyimpanan Dinamis dalam Windows XP (Artikel ini mungkin berisi link ke konten berbahasa Inggris (belum diterjemahkan)).
Lihat juga: Partisi Sistem, Volume


Dual-Boot
Konfigurasi komputer yang dapat menjalankan dua sistem operasi yang berbeda.
Lihat juga: Multi Boot


Partisi Perluasan
Partisi perluasan dikembangkan sebagai respons atas diperlukannya lebih dari empat partisi per pengkalianr disk. Partisi perluasan itu sendiri dapat memuat multi partisi dan memperluas jumlah partisi yang dapat dipasang pada pengkalianr tunggal. Partisi perluasan adalah kontainer yang berisi pengkalianr logis yang telah diformat dan ditetapkan huruf pengkalianr. Pendahuluan partisi perluasan dikendalikan dengan meningkatkan kapasitas pengkalianr disk yang baru.


FAT (File Allocation Table)
Sistem file yang digunakan oleh MS-DOS dan sistem operasi berbasis Windows lainnya untuk mengelola dan mengatur file. Tabel alokasi file (FAT) adalah struktur data yang dibuat Windows saat Kalian memformat volume dengan menggunakan sistem file FAT atau FAT32. Windows menyimpan informasi mengenai setiap file di dalam FAT sehingga dapat menerima file di waktu kemudian.
Lihat juga: FAT32, Sistem File, Sistem File NTFS


FAT32
Turunan dari sistem file FAT. FAT32 mendukung ukuran kluster yang lebih kecil dan volume yang lebih besar dibandingkan FAT, yang menghasilkan alokasi ruang yang lebih efisien di dalam volume FAT32.
Lihat juga: Tabel Alokasi File (FAT), Sistem File NTFS, Volume


Sistem File
Di dalam sistem operasi, sistem file adalah keseluruhan struktur di mana file diberi nama, disimpan, dan diatur. NTFS, FAT, dan FAT32 adalah jenis-jenis sistem file.
Lihat juga: Sistem File NTFS, FAT, FAT32


Partisi Logis
Partisi logis adalah partisi yang termuat di dalam partisi perluasan. Dalam hal penggunaannya tidak ada perbedaan dengan partisi primer yang tidak diperluas. Jumlah pengkalianr logis yang akan dibuat di dalam partisi perluasan dibatasi oleh sejumlah huruf pengkalianr yang tersedia dan jumlah ruangan hard drive yang tersedia untuk membuat kkalianr.


Multi Boot
Konfigurasi komputer yang dapat menjalankan dua sistem operasi yang berbeda.
Lihat juga: Dual-Boot


Sistem File NTFS
Sistem file lanjut yang memberikan kinerja, keamanan (misal, izin file dan folder), ketahanan uji, dan fitur lanjut yang tidak ditemukan di dalam versi FAT mana pun. Contohnya, NTFS menjamin konsistensi volume dengan menggunakan log transaksi dan teknik pemulihan stkalianr. Apabila sistem gagal, NTFS menggunakan file log dan informasi centang untuk memulihkan konsistensi sistem file. Pada Windows 2000 dan Windows XP, NTFS juga menyediakan fitur lanjut seperti enkripsi, titik Reparse, file Sparse, Jurnal USN, dan kuota disk.
Lihat juga: FAT32, Tabel alokasi File (FAT), Sistem File


Partisi Primer
Partisi yang digunakan untuk mulai menjalankan sistem operasi. Partisi primer yang menempati satu dari keempat slot partisi primer di dalam tabel partisi pengkalianr disk. Kalian juga dapat menggunakan partisi primer yang tidak berisi sistem operasi.


Partisi Sistem
Partisi sistem mengacu pada volume disk yang memuat file perangkat keras khusus yang diperlukan untuk menjalankan Windows, seperti Ntldr, Boot.ini, dan Ntdetect.com. Partisi sistem bisa saja, namun tidak harus, berupa volume yang sama dengan partisi boot.

Catatan Pada disk dinamis, disebut sebagai volume sistem.

Lihat juga: Partisi Boot, Volume


Volume
Volume adalah area penyimpanan di dalam perangkat keras yang merupakan partisi primer atau pengkalianr logis di dalam partisi perluasan. Volume diformat dengan menggunakan sistem file, seperti FAT atau NTFS, dan memiliki huruf pengkalianr yang telah ditetapkan. Kalian dapat menampilkan konten sebuah volume dengan mengklik ikonnya pada Windows Explorer atau pada Komputer Saya. Kkalianr keras tunggal bisa mempunyai multi-volume, dan volume bisa juga meliputi multi disk.
Lihat juga: Tabel Alokasi File (FAT), Sistem File NTFS
comments powered by Disqus