About Chellme

A. sejarah chellme


Chellme Berawal dari kata "call me" yang berarti hubungi aku, hobby saya senang memasak , senang pula membantu orang lain yang sedang membutuhkan saran maka dari itu saya sangat senang karena teman saya memanggilku saat mereka butuh bantuanku sehingga aku membuatnya Chellme yang berarti hubungan aku bila ada yang dibutuhkan.
saya disini menceritakan wacana deskripsi yang berawal dari tugas bahasa indonesia pada duduk dibangku kelas XI - TKJ 4 , dengan guru pembimbing Ibu Yeni.
Karangan deskripsi dalam keadaan diri kamu sendiri dalam jangka waktu 5-10 tahun kedepan.
    5 tahun kedepan umurku 21-26 tahun, aku baru lulus kuliah di ITB (insya allah)  dibidang informatika, niatnya saya bekerja sambil berwirausaha kecil-kecilan yang sejak duduk di bangku kelas XI smk merdeka sudah di calonkan/perwakilan sekolah untuk pelatihan kewirausahaan di SMK 10 (sekolah kesenian di bandung) saya ter-inspirasi oleh ibu ENDANG SADBUDHY RAHAYU, MBA jambi, 13 februari 1960 beliau sangat memberi semangat dan memberi rencana untuk kedepannya kepada saya dan anak anak merdeka,smk 14,smk 10 yang saat itu hadir dalam acara kewirausahaan di audiotorium SMK10 bandung, saya sendiri sangat banyak wawasan setelah 2 hari pelatihan bersama beliau. dan saya bertujuan kedepannya ingin dapat menggunakan wawasan ibu endang. saat usia saya 16 saya ingin dapat mengasah kemampuan saya walaupun banyak rintangan yang menerjang jalannya kesuksesan, setelah saya lulus kuliah kemungkinan saya sedang bekerja dicikarang bersama ayahku disana (tapi kemungkinan besar yang lebih tau yang Maha kuasa) karena ini hanya karangan deskripsi yang membuat para pembacanya merasakan apa yang telah diceritakan oleh penulis dan bertujuan untuk meng-ilustrasikan serta visi,misi dan tujuan terhadap seorang penulisan untuk kelanjutan hidupnya dimasa yang akan datang dan supaya sipenulis dapat mewujudkannya di masa yang akan datang dengan planning terlebih dahulu :).
 saya harap saya dapat memberi hasil usahaku, kerja kerasku terhadap orang tua ku yang selama ini membersarkan ku dan melahirkanku kedunia ini dengan penuh rasa kasih sayang terhadap sipenulis, seperti kasih sayang orangtua terhadap orangtuanya. sesudah hal hal itu tercapai sebelum ajal menjemput orangtuaku saya ingin memberangkatkan ke mekkah (haji) untuk rukun iman yang terakhir karena saya sangat sayang terhadap orangtua mungkin balasan yang aku berikan masih belum setimpal dengan apa yang mereka lakukan terhadapku saat aku masih bayi - hingga saat ini (insya allah terlaksana). selanjutnya saya ingin membangun rumahku sendiri dengan desainku sendiri ya dari sekarang sih lagi bikin sketsa sketsa nya pakai google sketch, kalau pakai autocad masih pemula dan masih newbie :) masih perlu ditingkatkan lagi, dan sebelum menikah saya ingin membangun rumahku sendiri terlebih dahulu. setelah semuanya terlaksana aku ingin menikah dengan seorang istri yang bijaksana walaupun tidak terlalu bijaksana dalam hal apapun , cukup mengerti dan dewasa karena umur itu tidak menentukan seberapa dewasnya ia terhadap apa yang dilakukannya saat ini, ada pepatah berkata : banyak orang tua yang umurnya sudah pulahan tahun tetapi mereka masih belum dewasa dan bijaksana tetapi banyak pula usia belasan tahun bisa menentukan dewasa dan bijaksana terhadap dirinya sendiri karena mungkin faktor zaman kali ya ? :D hehe . sekian wacana deskripsinya ya bila ada kata kata kurang baku dan kurang baik penempatannya mohon di maklum , karena manusia banyak salahnya dan salahnya itu awal untuk memperbaiki :)
comments powered by Disqus