Perselingkuhan Di Jawa Timur

Surabaya - Pada peringatan Hari Keluarga Nasional 2012, ratusan ibu-ibu dari bidang perempuan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur serukan stop perselingkuhan. Mengambil tema "Saya Setia, Saya Tidak Selingkuh", aksi simpatik ini digelar oleh para ibu-ibu PKS di depan Kebun Binatang Surabaya, Kamis, 28 Juni 2012.
Dengan menggelar orasi bergantian, para ibu dari DPW PKS Jawa Timur ini juga membawa aneka poster dan spanduk, di antaranya bertuliskan "Setia oke, selingkuh no way," "Mari setia pada pasangan," "Nikah yes, selingkuh no".
Dari catatan PKS, dengan mengutip data dari Peradilan Agama dan Mahkamah Agung, menyatakan angka perceraian di Indonesia saat ini telah mencapai 10 persen dari total dua juta angka pernikahan. Perceraian sendiri saat ini telah mencapai 285.184 perkara, di mana sebanyak 10.029 perkara disebabkan perselingkuhan. Sedangkan sisanya, sebanyak 91.841, karena ketidakharmonisan rumah tangga, 78.407 karena suami yang tidak bertanggung jawab, dan sisanya 67.891 karena faktor ekonomi.
"Dari 10.029 kasus perselingkuhan, Jawa Timur menempati angka tertinggi dengan 7.172 kasus," kata Ketua Bidang Perempuan DPW PKS Jawa Timur Dwi Sulistyorini. Aksi kali ini setidaknya juga diwarnai dengan bagi-bagi bunga mawar dan stiker "stop selingkuh" kepada para pengguna jalan yang melintas.
comments powered by Disqus