Pengemudi Ibarat Sebuah Alur Cerita Cinta


punya cerita lagi nih :D pengalaman pribadi sih :)

taukan apa itu sebuah kendaraan, ya jelas tau karena tiap haripun sering melihatnya di tv, secara langsung, dikoran, berbentuk cetak dan bentuk lainnya. tapi apakah kamu tau apa yang dipikirkan pengemudi yang saat pengemudi itu berfikir ingin cepat cepat sampai tepat pada tujuan karena sedang dikejar waktu, sehingga pengemudi mengambil jalan pint
as yang begitu tergesa gesa, yang belum tentu menjaga keselamatan sipengemudi tersebut. intinya dia mengambil jalan pintas, tanpa melewati jalan yang sudah diberikan dan jaminan yang baik tidak seperti jalan pintas tidak ada jaminan keselamatan. Aku pun berfikir, kenapa watak orang itu ingin selalu cepat( quickly) dalam melakukan segala apapun, tanpa mengikuti apa yang sudah disediakan, mungkin bisa terjadi kecelakaan, terjadi apapun bila si pengemudi merasa dirinya tergesa gesa dalam menghadapi tindakan aktivitas diri sendiri.

Ibaratnya kalau sebuah pasangan nih ya hehe

misalnya pasangan yang sudah saling berbagi canda tawa, rasa sayang, dan suka. suatu saat ketika ada pertengkaran selalu berfikir, dan merasa sudah bosan dengan semua ini, tiap ini itu berdebat, saling menyalahkan satu sama lain, jalan satu satunya mengambil jalan pintas, tanpa berfikir, rasanya saat nembak dulu gimana, saat diterima gimana rasanya, lah itu semua hanya bisa dirasakan oleh orang yang pernah memiliki sebuah pasangan/ pacar dalam hidupnya. tapi itu semua berakhir dengan penyesalan pada akhirnya. TRY kembali ke pengemudi tadi seandainya pengemudi tadi mengambil jalan yang sudah disediakan dan tidak mengambil jalan pintas mungkin apapun aktivitas si pengemudi bisa berjalan dengan baik dan meski waktupun sudah terlambat, yang penting selamat, hidup itu nikmatin, dan patuhi apa yang sudah peraturan. seperti cinta bila sudah putus dan ingin memiliki seorang pengganti , bersabarlah , karena mungkin kalau kita mengambil jalan pintas kita akan mendapatkan seseorang yang tak sesuai yang kita harapkan, dan malah kita buang buang waktu hanya karena sebuah ambisi yang ingin mencari dan mendapatkan sebuah cinta yang baru dan sosok kekasih yang baru. coba seandainya sesudah putus itu sebaiknya kita bersabarlah menghapi apa yang sudah terjadi, memang single itu tak enak dan tak mudah untuk dipahami, segala sesuatu serasa perlu ditemani, karena hidup ini tidak sendiri, perlu juga seorang yang pantas untuk dijadikan pendamping didekat kita :) . makna dari cerpen diatas sekedar pengalaman, cerita karangan pula, dan itu semua hanya sebagai motivasi bagi pembaca, karena dari sebuah kisah dan cerita ada hal sisi positive yang harus kita ambil hikmahnya, dan terapkan pada kehidupan kita :)maaf kalau masih ada kata kata yang belum nyambung/ belepotan hehe, mumpung ada ide jadi cerita saja hhe hhe ^_^
Like ·  ·  · Share · Delete
comments powered by Disqus